Sharp Corporation merupakan salah satu perusahaan yang merancang dan memproduksi peralatan elektronik yang berbasis di Osaka, Jepang. Sharp pertama kali didirikan sejak 15 Oktober 1912 saat Tokuji Hayakawa mulai mendirikan sebuah toko logam di Tokyo. Penemuan pertama-nya adalah gesper jepret yang disebut Tokubijo. Penemuan ini kemudian dipatenkan pada tahun yang sama. Selanjutnya Hayakawa mulai mengembangkan penelitian untuk membuat alat tulis logam sehingga pada tahun 1915 tercipta-lah pensil mekanik yang mulai berkembang pesat sejak saat itu. Pada tahun 1916, pensil mekanik Hayakawa yang bernama "Ever-Ready Sharp Pencil" yang menjadi cikal bakal nama perusahaan dan merek dagang dari produk-produk hingga saat ini. Sharp Corporation mulai mengalami kemunduran dalam bisnis pensil karena dampak gempa bumi yang terjadi di Kanto pada tahun 1923 sehingga membuat perusahaan memutuskan untuk pindah ke Osaka. Di Osaka perusahaan mulai mengembangkan generasi pertama radio Jepang sejak tahun 1925. Selanjutnya pada tahun 1953 Sharp mulai mengembangkan produksi televisi.
Pada tahun 1964, Sharp mulai meluncurkan kalkulator transistor pertama yang dulunya dipatok dengan harga 1.400 dollar AS. Sharp membutuhkan waktu beberapa lama untuk mengembangkan produk kalkulator tersebut yang dikembangkan tanpa adanya pengalaman dalam pembuatan perangkat komputerisasi saat itu. Dua tahun kemudian, Sharp mulai memperkenalkan kalkulator IC dengan menggunakan 145 IC bipolar buatan Mitsubishi kemudian dengan pengembangan kalkulator LSI yang merupakan kalkulator saku dengan harga terjangkau yang pertama kali diperkenalkan pada tahun 1969 dan menjadi populer saat peluncurannya.
Perusahaan terus meningkatkan produksi-nya dengan memproduksi LCD kalkulator pertama sejak tahun 1973. Selain itu Sharp juga menjalin kerjasama dengan Nintendo sejak tahun 1980 untuk memberikan hak lisensi dalam pembuatan dan pengembangan C1 NES TV yang kemudian diluncurkan di Amerika Utara pada tahun 1983 sebagai Sharp Nintendo Television. Sharp juga telah merilis Twin Famicom (1986), Sharp Famicom Titler (1989), dan SF-1 SNES TV (1990).
Divisi komunikasi Sharp Mobile kemudian mulai menciptakan telepon komersial yang dilengkapi dengan kamera pertama di tahun 1997 yang berlabel J-SH04. sHARP juga mulai menjalin kemitraan dengan berbagai perusahaan guna melebarkan sayap bisnis Sharp. Pada tahun 2007 Sharp kemudian mengakuisisi saham Pioneer Corporation. Dalam proses akuisisi ini dihasilkan sebuah kesepakatan untuk membentuk perusahaan patungan dalam bidang optik yang diberi nama Pioneer Digital Design and Manufacturing Corporation. Selain itu pada tahun 2008 Sharp mulai berkolaborasi dengan Emblaze Mobile dalam proyek untuk merancang perangkat seluler holistik pertama yang berlabel Monolith. Proyek ini memang tidak pernah dibawa ke pasaran.
Pada bulan Maret 2012, 10% saham Sharp Corporation berhasil diakuisisi oleh perusahaan elektronik yang berbasis di Taiwan yakni Hon Hai atau lebih dikenal dengan Foxconn. Sharp Corporation juga telah menerima investasi 100 juta dollar AS dari Samsung yang diterima pada Maret 2013. Produk-produk hasil pengembangan Sharp antara lain televisi, home theater, kulkas, pendingin ruangan (AC), mesin cuci, vacuum cleaner, telepon, kalkulator, smartphone, LED, Plasmacluster dan beberapa varian produk lainnya. Hingga saat ini Sharp telah hadir di lebih dari 55 negara di dunia termasuk Indonesia dengan dibantu oleh lebih dari 18.000 karyawan.
VISI : menjadi “EcoPositive Company”
MISI: perusahaan yang bekerja dengan seluruh pemegang kepentingan untuk menciptakan solusi agar dampak positif perusahaan terhadap lingkungan lebih besar daripada dampak negatif yang disebabkan oleh operasional perusahaan
Teknologi yang di gunakan
- Plasmacluster Sharp
Cara kerja teknologi ini, ion positif dan ion negatif yang dikeluarkan dari plasmacluster akan bekerja mencari mikro organisme berbahaya di udara atau yang menempel di peralatan. Kemudian Ion akan bereaksi ketika menempel pada permukaan mikro organisme, seketika itu pula ion berubah menjadi OH radikal dan menarik unsur hidrogen (H). Kemudian mikro organisme tidak aktif (non-aktif) dan penarikan OH radikal terhadap unsur hidrogen (H) akan kembali ke udara kemuduan menjadi kandungan air (H2O). Penjernihan udara dengan ion plasmacluster itu disebut metode penjernuhan udara aktif. Udara di ruangan menjadi bersih dan berkualitas seperti menghirup udara di hutan alam bebas.
-teknologi ultrasonic penghilang noda pakaian
"Produk (Ultrasonic Washer) ini sangat cocok bagi wanita yang sangat menyayangi koleksi pakaian mereka dan benar-benar menjaga kualitasnya," ujar Sano pada peluncuran alat pencuci pakaian portable itu.
Ultrasonic Washer tersebut memiliki dimensi lebar dan lebar 40 mm serta tinggi 168 mm, dengan bobot hanya 230 gram. Selain itu, alat elektronik itu juga dilengkapi baterai isi ulang yang tahan dipakai selama 30 menit.
Manager Departemen AC, Pemurni Udara dan Mesin Cuci, SEID, Darma Effendi, mengatakan dengan teknologi ultrasonic, alat pembersih noda tersebut mampu menghilangkan kotoran pada baju atau media fiber lainnya melalui 38 ribu getaran per detik yang menghasilkan gelembung udara untuk membantu mengurai noda sehingga baju bersih kembali.
Ultrasonic Washer tersebut, diakuinya, lebih cocok digunakan untuk para perancang busana, mereka yang sedang menghadiri pertemuan penting, ataupun pada pesta pernikahan, dimana orang membutuhkan pembersih noda yang bekerja secara cepat agar pakaian tetap terlihat bersih, meski baru terkena noda seperti, lipstik, kopi, kecap, dan tinta.
- Teknologi plasmacluster

Ilustrasi Teknologi Plasmacluster
Sesuai dengan ilustrasi diatas, bisa terlihat bahwa cara kerja AC Plasmacluster Sharp bekerja dengan 3 tahap, yaitu :
1. Emisi Ion
Tahap pertama adalah dengan mengeluarkan plasma yang akan menciptakan dan melepaskan ion-ion negatif ke udara bebas.
2. Efek pada jamur dan virus
Saat ion- ion tersebut bersentuhan dengan permukaan jamur, bakteria, atau virus, maka ion- ion akan berubah menjadi OH radikal yang memiliki fungsi oksidasi yang tinggi. OH radikal ini akan menguraikan komponen Hidrogen (H) dari zat- zat negatif tersebut untuk dinetralisasikan.
3. Perubahan bentuk akhir ion
Setelah selesai bekerja, ion- ion tersebut akan berubah menjadi H2O ( air) yang lalu dilepas ke udara bebas berupa udara bersih.
Source : - https://profil.merdeka.com/mancanegara/s/sharp/
- http://www.lowongan4400.com/2016/03/informasi-pt-sharp-electronics-indonesia.html
- https://www.kompasiana.com/aneppaoji/inilah-plasmacluster-sharp-rahasia-teknologi-jernihkan-udara_5518f8e7a333115413b65927
- https://www.antaranews.com/berita/587394/sharp-gunakan-teknologi-ultrasonic-penghilang-noda-pakaian
- https://www.merdeka.com/teknologi/anti-virus-kunci-sukses-sharp.html
- https://www.arjunaelektronik.com/panduan/panduan-membeli-ac/teknologi-plasmacluster-ac/